Ada pepatah yang mengatakan “Anda hanya punya 1x kesempatan untuk memberikan kesan pertama”.
Berdasarkan data dari CareerBuilder.com/Harris Interactive survey:
“74% para pekerja di AS telah berganti profesi sekali seumur hidup dan sekitar 35% berniat ganti pekerjaan.”
Jika CV merupakan kesan pertama yang dapat Anda berikan maka berikut ini beberapa kiat yang tidak ada salahnya Anda pertimbangkan:
Ø Ceritakan tentang kesuksesan Anda, bukan tugas sehari-hari Anda. Pemberi kerja tidak peduli dengan rutinitas dan tugas-tugas Anda, akan tetapi apa yang telah Anda hasilkan, apa yang dapat Anda berikan kepada mereka.
Ø Tekankan kemampuan-kemampuan praktis yang Anda miliki.
Ø Sertakan pernyataan objektif tujuan Anda pindah kerja atau ingin bekerja.
Ø Jika Anda merupakan pegawai yang sudah 10-20an tahun bekerja, masukkan riwayat kerja 10 tahun terakhir saja, serta sekelumit singkat saja yang mengenai riwayat awal karir.
Ø Masukkan kegiatan-kegiatan santai atau hobi Anda. Jika Anda sudah berumur di atas 40 tahun, memasukkan kegiatan fisik di kala santai sangat berarti karena akan menggambarkan kondisi kesehatan Anda. Tidak ada salahnya memasukkan hobi bersepeda jarak jauh Anda disebutkan saja, atau hobi lari marathon misalnya.
Berikut beberapa rujukan di internet mengenai karir:
AARP, aarp.org/money/careers/choosecareer
Berisi kiat-kiat memilih penasihat dalam memilih karir baru
About.com, careerplanning.
Mulailah dengan ikut kuis “Should you make a career change?”
eHow.com/how_138208_prepare-career-change.html
Berisi langkah-langkah untuk karir transisi
Linkedln.com
Dbase besar berisi para profesional dari banyak industri
Salary.com
Berguna untuk referensi mengenai nama pekerjaan, deskripsi, dan besaran gajinya
Toastmasters.org
Organisasi bagi profesional yang berusaha mengembangkan kemampuan komunikasi dan presentasi
WetFeet.com
Menjual “panduan orang dalam” tentang pemimpin serta fungsi-fungsi individual, kiat mencari kerja, dan masih banyak lagi
Yahoogroups.com
Ketik “[kota Anda]+karir” dalam kota search untuk mencari kelompok-kelompok diskusi guna mengubah karir
trims
Startup
Selamat datang di webnya insinyur agak-agak tuli.
Terima kasih banyak Anda telah meluangkan waktu untuk berkunjung.
Rotating Engineer adalah titel profesi seorang insinyur teknik mesin dengan spesialisasi keahlian di bidang mesin-mesin berputar, misalnya turbin gas, kompresor sentrifugal, pompa sentrifugal, screw compressor, reciprocating engine, dan fin fan cooler. Seorang Rotating Engineer bertanggung jawab untuk membuat agar mesin-mesin itu dapat beroperasi dengan baik dan benar.
Blog ini berisi hal-hal yang berkaitan dengan profesi seorang Rotating Engineer. Isinya diambil dari pengalaman sehari-hari, berbagai sumber referensi, dan opini pribadi saya. Topik-topiknya dapat dilihat dengan meng-klik nama bulan yang ada di kotak "ARTIKEL" di sebelah kiri.
Diharapkan dari blog ini pembaca dapat mengambil manfaat yang sebanyak-banyaknya. Pertanyaan, diskusi, dan saran sangat saya harapkan. Bisa kontak ke saya di: rotatingengineer@gmail.com.
DISCLAIMER
Saya tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang terjadi karena blog ini. Blog ini hanya berisi opini dan pengalaman pribadi saya saja.
Sekali lagi: terima kasih banyak.
wasalam
Terima kasih banyak Anda telah meluangkan waktu untuk berkunjung.
Rotating Engineer adalah titel profesi seorang insinyur teknik mesin dengan spesialisasi keahlian di bidang mesin-mesin berputar, misalnya turbin gas, kompresor sentrifugal, pompa sentrifugal, screw compressor, reciprocating engine, dan fin fan cooler. Seorang Rotating Engineer bertanggung jawab untuk membuat agar mesin-mesin itu dapat beroperasi dengan baik dan benar.
Blog ini berisi hal-hal yang berkaitan dengan profesi seorang Rotating Engineer. Isinya diambil dari pengalaman sehari-hari, berbagai sumber referensi, dan opini pribadi saya. Topik-topiknya dapat dilihat dengan meng-klik nama bulan yang ada di kotak "ARTIKEL" di sebelah kiri.
Diharapkan dari blog ini pembaca dapat mengambil manfaat yang sebanyak-banyaknya. Pertanyaan, diskusi, dan saran sangat saya harapkan. Bisa kontak ke saya di: rotatingengineer@gmail.com.
DISCLAIMER
Saya tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang terjadi karena blog ini. Blog ini hanya berisi opini dan pengalaman pribadi saya saja.
Sekali lagi: terima kasih banyak.
wasalam
Jumat, 11 Januari 2008
Panduan Singkat Mencari Penyebab Kerusakan Mobil Bensin Berdasarkan Gejala yang Timbul (yg berhubungan dg fuel, emisi, & engine management system)
Troubleshooting mungkin dapat diartikan secara bebas sebagai mencari sebab permasalahan.
Berikut ini adalah panduan troubleshooting permasalahan pada mobil bensin berdasarkan gejala-gejala yang timbul. Panduan ini dibuat khusus untuk mobil yang memakai engine management system. Namun, bisa juga Anda gunakan untuk mobil-mobil konvensional sebagai panduan umum. Bedanya, mobil konvensional tidak memiliki sensor-sensor ataupun ada yang tidak memakai fuel injektor, melainkan memakai karburator.
MAP = Manifold Absolute Pressure
MAF = Manifold Air Flow
EGR = Exhaust Gas Regulator
TPS = Throttle Position Sensor
IAC = Idlespeed Control

Engine noise
- Hiss (bunyi mendesis) – vacuum leaks
- Adanya loncatan busur api atau Electrical arching (snapping noise)
Engine mau distart tetapi engine tidak mau hidup
- charcoal canister full of fuel
- faulty MAP, MAF, or coolant sensor or circuit
- EGR valve stuck open
- Faulty canister vent valve
- Fuel pressure lack
- Fuel empty
- Water in fuel
- Aki soak (putaran starter pelan/lemah)
- Busi kotor
- Severe vacuum leak
- Injektor mampet
- Sirkuit start rusak
- Faulty air flow sensor
- IAC valve defective
Engine sulit hidup – dingin
- Leaking injectors
Engine sulit hidup – panas
- Aki soak
- Air filter sumbat
- Defective coolant sensor/circuit
- Defective intake air temperature sensor/circuit
- Defective MAP or MAF
- Faulty TPS or circuit
- Aki kotor
- Ground jelek
- Busi kotor
- Fuel pressure
- Air flow sensor faulty
- PCV valve stuck open
- Vacuum/air leak
Engine hidup tetapi tidak mau jalan
- Faulty canister vent valve
- EGR stuck open
- Coil & alternator loose
- Intake manifold vacuum leaks
- Airflow kurang
Engine “lopes” idle, rough, erratic
- Air filter clogged
- Throttle plate/bore kotor
- EGR
- Vacuum leak
- Air leak in intake duct/manifold
- IAC
- Lean injector
- Rich injector
- Fuel pump
- Cold only = PCV stuk
- Warm only = TPS or MAF
Engine mati saat langsam/idle.
- Busi kotor/gap
- Kabel busi
- EGR valve
- Fuel filter/line
- Vacuum leak
- Incorrect timing
- Kompresi silinde low/sinjal
Excessive idle speed
- vacuum leak
- throttle linkage macet
Engine misses throughout driving speed range
- Fuel filter kotor
- Fuel pump pressure
- Busi
- Kabel busi
- Kompresi piston lemah
- Ignition system
- Vacuum leak
- Lean injector
Hesitation/stumbles/stalls kalau pedal gas diinjak/ditekan untuk akselerasi.
- Busi kotor
- Fuel filter
- TPS
- Air temperature sensor
- MAP
- Air leak di manifold
- MAF
- Throttle plate/bore kotor
- Ignition coil/kabel
- Fuel pump pressure
- Fuel injektor
Engine lack power/sluggish performance
- Air filter mampet
- Exhaust mampet
- Vacuum leak
- EGR valve stuck open
- MAP
- Busi gap
- Fuel filter
- Vacuum leak
- Injektor
Stall on decal/coming to a quick stop
- EGR valve stuck/leakage around base
- TPS
- Idle air control valve malfunction
- Fuel filter
- Gap busi
- Vacuum leak
Surging at steady speed
- Air filter
- Vacuum leak
- Air leak
- EGR valve stuck/leak at base
- O2 sensor
- TPS
- MAF, MAP
- Loose fuel injector connector
- TCC (torque converter connector)
- Fuel pressure, pump
- Lean injector
- Defective computer/information sensor
Engine tidak mau mati (diesel/runs on) saat kunci kontak di-off-kan atau idle speednya terlalu tinggi
- vacuum leak
- EGR Valve
- Excessive engine operation temperature, overheating
- Incorrect spark plug selection
Engine "nembak" /Back firing (baik dari intake dan/atau exhaust)
- vacuum leak di PCV or canister purgeline
- vacuum leak at fuel injector, intake manifold air control valve or vacuum line
- Faulty secondary ignition system (busi retak, kabel)
- EGR
- Emission control system
- Faulty air valve
- Valve clearance
- Damaged valve spring, sticking, burned check by vacuum gage
Bensin boros
- air filter mampet
- PCV
- O2 sensor
- Timing
- Fuel leak
- Injector worn/damage
- Rem mampet
- Ban kempes/kurang angin
Detonasi (spark knock)
- EGR valve inoperative
- Vacuum leak
- Busi
- Knck sensor
- Fuel quality
Exhaust banyak asapnya
- Black (rich): air filter, intake duct mampet, O2 sensor
- Blue (burning oil): PCV valve stuck, PCV filter
- Brown/yellow (lean): fuel filter, lean injector
Bau bensin
- tank overfilled
- tank cap gasket
- lines leaking
- injector stuck open
- injector leak internally
- injector leak externally
- EVAP canister filter in EEC mampet
- Vapor leaks from Evaporative Emission Control System lines
Beberapa Tools yang sangat baik untuk dimiliki karena akan sangat membantu dalam troubleshooting:
- stetoskop khusus otomotif (ujungnya yang ditempelkan berbentuk panjang seperti tubing, sedangkan yang punya dokter, yang ditempelkan berbentuk bulat)
- Analyzer
- Vacuum gage
- termometer laser
- timing light
- power cylinder pessure gage
trims
Berikut ini adalah panduan troubleshooting permasalahan pada mobil bensin berdasarkan gejala-gejala yang timbul. Panduan ini dibuat khusus untuk mobil yang memakai engine management system. Namun, bisa juga Anda gunakan untuk mobil-mobil konvensional sebagai panduan umum. Bedanya, mobil konvensional tidak memiliki sensor-sensor ataupun ada yang tidak memakai fuel injektor, melainkan memakai karburator.
MAP = Manifold Absolute Pressure
MAF = Manifold Air Flow
EGR = Exhaust Gas Regulator
TPS = Throttle Position Sensor
IAC = Idlespeed Control

Engine noise
- Hiss (bunyi mendesis) – vacuum leaks
- Adanya loncatan busur api atau Electrical arching (snapping noise)
Engine mau distart tetapi engine tidak mau hidup
- charcoal canister full of fuel
- faulty MAP, MAF, or coolant sensor or circuit
- EGR valve stuck open
- Faulty canister vent valve
- Fuel pressure lack
- Fuel empty
- Water in fuel
- Aki soak (putaran starter pelan/lemah)
- Busi kotor
- Severe vacuum leak
- Injektor mampet
- Sirkuit start rusak
- Faulty air flow sensor
- IAC valve defective
Engine sulit hidup – dingin
- Leaking injectors
Engine sulit hidup – panas
- Aki soak
- Air filter sumbat
- Defective coolant sensor/circuit
- Defective intake air temperature sensor/circuit
- Defective MAP or MAF
- Faulty TPS or circuit
- Aki kotor
- Ground jelek
- Busi kotor
- Fuel pressure
- Air flow sensor faulty
- PCV valve stuck open
- Vacuum/air leak
Engine hidup tetapi tidak mau jalan
- Faulty canister vent valve
- EGR stuck open
- Coil & alternator loose
- Intake manifold vacuum leaks
- Airflow kurang
Engine “lopes” idle, rough, erratic
- Air filter clogged
- Throttle plate/bore kotor
- EGR
- Vacuum leak
- Air leak in intake duct/manifold
- IAC
- Lean injector
- Rich injector
- Fuel pump
- Cold only = PCV stuk
- Warm only = TPS or MAF
Engine mati saat langsam/idle.
- Busi kotor/gap
- Kabel busi
- EGR valve
- Fuel filter/line
- Vacuum leak
- Incorrect timing
- Kompresi silinde low/sinjal
Excessive idle speed
- vacuum leak
- throttle linkage macet
Engine misses throughout driving speed range
- Fuel filter kotor
- Fuel pump pressure
- Busi
- Kabel busi
- Kompresi piston lemah
- Ignition system
- Vacuum leak
- Lean injector
Hesitation/stumbles/stalls kalau pedal gas diinjak/ditekan untuk akselerasi.
- Busi kotor
- Fuel filter
- TPS
- Air temperature sensor
- MAP
- Air leak di manifold
- MAF
- Throttle plate/bore kotor
- Ignition coil/kabel
- Fuel pump pressure
- Fuel injektor
Engine lack power/sluggish performance
- Air filter mampet
- Exhaust mampet
- Vacuum leak
- EGR valve stuck open
- MAP
- Busi gap
- Fuel filter
- Vacuum leak
- Injektor
Stall on decal/coming to a quick stop
- EGR valve stuck/leakage around base
- TPS
- Idle air control valve malfunction
- Fuel filter
- Gap busi
- Vacuum leak
Surging at steady speed
- Air filter
- Vacuum leak
- Air leak
- EGR valve stuck/leak at base
- O2 sensor
- TPS
- MAF, MAP
- Loose fuel injector connector
- TCC (torque converter connector)
- Fuel pressure, pump
- Lean injector
- Defective computer/information sensor
Engine tidak mau mati (diesel/runs on) saat kunci kontak di-off-kan atau idle speednya terlalu tinggi
- vacuum leak
- EGR Valve
- Excessive engine operation temperature, overheating
- Incorrect spark plug selection
Engine "nembak" /Back firing (baik dari intake dan/atau exhaust)
- vacuum leak di PCV or canister purgeline
- vacuum leak at fuel injector, intake manifold air control valve or vacuum line
- Faulty secondary ignition system (busi retak, kabel)
- EGR
- Emission control system
- Faulty air valve
- Valve clearance
- Damaged valve spring, sticking, burned check by vacuum gage
Bensin boros
- air filter mampet
- PCV
- O2 sensor
- Timing
- Fuel leak
- Injector worn/damage
- Rem mampet
- Ban kempes/kurang angin
Detonasi (spark knock)
- EGR valve inoperative
- Vacuum leak
- Busi
- Knck sensor
- Fuel quality
Exhaust banyak asapnya
- Black (rich): air filter, intake duct mampet, O2 sensor
- Blue (burning oil): PCV valve stuck, PCV filter
- Brown/yellow (lean): fuel filter, lean injector
Bau bensin
- tank overfilled
- tank cap gasket
- lines leaking
- injector stuck open
- injector leak internally
- injector leak externally
- EVAP canister filter in EEC mampet
- Vapor leaks from Evaporative Emission Control System lines
Beberapa Tools yang sangat baik untuk dimiliki karena akan sangat membantu dalam troubleshooting:
- stetoskop khusus otomotif (ujungnya yang ditempelkan berbentuk panjang seperti tubing, sedangkan yang punya dokter, yang ditempelkan berbentuk bulat)
- Analyzer
- Vacuum gage
- termometer laser
- timing light
- power cylinder pessure gage
trims
Pencucian Turbin Gas

Pencucian turbin gas atau biasa disebut dengan istilah crankwash, cranksoak wash, atau fire wash. Pada cranksoak wash dan crankwash digunakan detergen sedangkan fire wash hanya menggunakan air distillate (air suling). Untuk tiap manufacturer turbin gas merekomendasikan penggunanaa distillate water dengan syarat tertentu (misalnya kadar maksimum senyawa dalam distillate water yang diizinkan: chlorides, total dissolved salt, sulphates, acidity, silica, specific conductance), detergen apa saja yang diperbolehkan, konsentrasi pencampuran antara deterjen dengan water, samapai seberapa bersih pencucian dilakukan, serta frekwensi pencucian.
Tujuan pencucian turbin ini adalah untuk mempertahankan performa engine dengan cara meredam tingkat pertambahan fouling pada sudu-sudu compressor gas turbine. Adanya fouling ini menyebabkan efisiensi aerodinamis sudu-sudu berkurang yang ditandai dengan berkurangnya pressure kompresi dari final stage compressor (discharge compressor pressure). Jadi untuk mengkompensasikan kekurangan pressure ini, untuk mendapatkan gas turbine power output yang sama, maka konsumsi fuel akan meningkat. Sehingga indikasi yang dapat dipakai untuk menentukan kapan saat yang tepat untuk melakukan crankwash atau fie wash adalah: compressor discharge pressure, bellmouth static pressure, dan/atau combustor exhaust temperature.
Contohnya: Rolls Royce Avon 1535-G121 disarankan untuk dilakukan fire wash jika terjadi penurunan 3% bellmouth static pressure.
trims.
Tujuan pencucian turbin ini adalah untuk mempertahankan performa engine dengan cara meredam tingkat pertambahan fouling pada sudu-sudu compressor gas turbine. Adanya fouling ini menyebabkan efisiensi aerodinamis sudu-sudu berkurang yang ditandai dengan berkurangnya pressure kompresi dari final stage compressor (discharge compressor pressure). Jadi untuk mengkompensasikan kekurangan pressure ini, untuk mendapatkan gas turbine power output yang sama, maka konsumsi fuel akan meningkat. Sehingga indikasi yang dapat dipakai untuk menentukan kapan saat yang tepat untuk melakukan crankwash atau fie wash adalah: compressor discharge pressure, bellmouth static pressure, dan/atau combustor exhaust temperature.
Contohnya: Rolls Royce Avon 1535-G121 disarankan untuk dilakukan fire wash jika terjadi penurunan 3% bellmouth static pressure.
trims.
Labels:
aeroderivative,
avon,
cranksoakwash,
crankwash,
firewash,
gas,
industrial,
offshore,
onshore,
turbine
Langganan:
Postingan (Atom)